resume TEORI new Media

1 Digital theory:
theorizing New Media

Jika kita ingin membahas mengenai pendekatan teoritis mengenai new media maka cukup sulit untuk menguraikannya secara singkat berdasrkkan sejarah

Modernisme & Media Konvensional
Dengan kepercayaan dalam dunia ilmu pengetahuan, banyak aspek dari modernisme yang ditujukan darai sebuah kepercayaan yang optimis dari kekuatan modernitas ke transformasi kehidupan manusia yang lebih baik.
Sebagian dalam konteks modernism ini memberikan kita teori yang terkandung ke dalam jalur yang mana media dimengerti dandorongan ideology yang mana penyebarannya tidak bisa diremehkan dari titik kritisnya.

Pendekatan yang teoritis biasanya mengacu pada media membantah bahwa pendengar perlu lebih diproteksi dari standarisasi dan pengaruhnya. Oleh karena itu berbeda dengangambaran toritis yang sekaranag dikenal sebagai “digital theory” dan perannya dalam abad 20 terakhir.
Jadi apapun titik teorinya tentang new media, cukup sulit untuk mengargumentasikan bahwa media itu sendiri sudah tidak dipertimbngkan untuk mengganntinya 20-30tahun terakhir. Oleh karena itu kebutuhan akan sebuah teori dari kerangka piker media baru tersebut yang mana mengijinkan kita untuk mengerti dan mengapresiasikan keduanya positif dan negative kedepannya dalam kurun waktu media itu.

sumber: e-book (digital culture)

Flashinta Tami Rushandy
Qurrota Aini
Category: 0 komentar

All about New Media (resume)

1 Digital theory:
theorizing New Media

Jika kita ingin membahas mengenai pendekatan teoritis mengenai new media maka cukup sulit untuk menguraikannya secara singkat berdasrkkan sejarah

Modernisme & Media Konvensional
Dengan kepercayaan dalam dunia ilmu pengetahuan, banyak aspek dari modernisme yang ditujukan darai sebuah kepercayaan yang optimis dari kekuatan modernitas ke transformasi kehidupan manusia yang lebih baik.
Sebagian dalam konteks modernism ini memberikan kita teori yang terkandung ke dalam jalur yang mana media dimengerti dandorongan ideology yang mana penyebarannya tidak bisa diremehkan dari titik kritisnya.

Pendekatan yang teoritis biasanya mengacu pada media membantah bahwa pendengar perlu lebih diproteksi dari standarisasi dan pengaruhnya. Oleh karena itu berbeda dengangambaran toritis yang sekaranag dikenal sebagai “digital theory” dan perannya dalam abad 20 terakhir.
Jadi apapun titik teorinya tentang new media, cukup sulit untuk mengargumentasikan bahwa media itu sendiri sudah tidak dipertimbngkan untuk mengganntinya 20-30tahun terakhir. Oleh karena itu kebutuhan akan sebuah teori dari kerangka piker media baru tersebut yang mana mengijinkan kita untuk mengerti dan mengapresiasikan keduanya positif dan negative kedepannya dalam kurun waktu media itu.

2 On the net:
Navigating the World Wide Web

Internet adalah pemikiran terbaik mengenai interkoneksi, jaringan dunia computer. Tahun 1960, berbagai macam eksperimen dalam komunikasi jaringan telah dibawa dari berbagai tujuan, semuanya dikendalikan oleh keinginan berbagi untuk mencari penggunan teknologi yang muncul dalam komputasi dan telekomunikasi.

World wide web merupakan user friendly yang menghubungkan ke internet. World wide web jug aerat kaitannya dengan hyperlink. Karena hyperlink berfungsi untuk menghubungkan berbagai koleksi data secara bersamaan. Hyperlink bersama search engine(mesin pencari ex:google) memberikan kita kemudahan dalam pergi ke berbagai alamat situs. Hanya dengan navigasi dari klik mouse pada linknya kita bias berpindah-pinah dari halaman ke halaman, dari satu situs ke situs lainnya. Jadi worls wide web merupakan kunci dalam pengaksesan serta pengaturan, koneksi, produksi serta konsumsi informasi dalam pengaksesan internet.

3 Digital television: high
Definitions

Layar televisi mengalami keluasan serta penyusutan secara dramatis. Dari peningkatan layar datar yang biasa dipergunakan untuk teater kini sudah menjadi bagian dari pusat entertainment atau hiburan di rumah serta mulai merambah ke windows pada telpon sel serta iPods. Layar computer kini bias menjadi televise, sementara layar televisi telah bergabung dengan computer. Namun sekarang televise lebih sering digunakan untuk bermain game. Kini berbagai program untuk mobisodes-webisodes telah tersedia dalam phone cell atau website- untuk menigkatkan format interaksi yang mengijinkan penontonnya melihat serta merasakan pengaruh dari narasi dsb. Jadi, digital revolusi ini masih berkembang serta televisi bergelut ikut mempengaruhinya.

4 Digital cinema: virtual screens

Dalam pembuatannya pula seiring perkembangan jaman dapat dilakukan pemberian efek alias pemanipulasian. Dengan manipulasi ini gambar dapat di buat menjadi lebih jelas, mengganti warna, penambahan efek dsb. Itu semua dapat dilakukan pengeditannya secara digital tidak perlu lagi sengan mengulangi dalam meng-take gambar ulang.
Digital cinema kini bisa kita nikmati dalam keping digital tidak mesti lagi menyaksikannya secara langsung . menyaksikannya dalam auditorium besar bersama satu ruangan. Namun kini dengan teknik replica, penonton bias menyaksikannya dalam bentuk digital yang dapat kita atur format menontonnya. Apakah ingin dipercepat, di ulang,atau diberhentikan.

5 Video games: platforms,
programmes and player
Video game kini sedang semarak dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan layar datar televisi atau semacam penerima digital menintegrasikan papan sirkuit , dengan mudah pengaksesannya via remote control. Generasi game console terakhir seperti Nintendo wii menawarkan integrasi servis dari komunitas online, toko-toko, kwmampuan mendownload video dan konten audio sebagaimana kemungkinan dalam pengaksesan game lainnya yang tidak menyediakan pengkasean ke dunia maya

sumber: e-book (digital culture)

anggota: 
Flashinta tami Rushandy
Qurrota Aini
Category: 0 komentar

New Media, apa itu???

  • Perkenalan New Media
Kata media berasal dari bahasa latin yang memiliki arti sebagai perantara sebuah informasi dengan penerima informasi. atau bahasa simpelnya media berarti perantara 
New media, apa itu???? Banyak diantara kita yang bertanya-tanya tentang arti sebenarnya dari new media tersebut. Sedangkan New media, tidak ada istilah yang paling spesifik untuk menggambarkannya. Karena new media hanya dapat dilakukan dengan penjabaran secara umum. Yakni penggabungan dari media konvensional.
Manfaat media itu sendiri yang bisa kita rasakan adalah sarana untuk memudahkan dalam mendapatkan yang kita inginkan.
Dengan penambahan istilah “new”, berarti berhubungan dengan waktu. Seperti dengan adanya perubahan pada era modern serta bantuan teknologi computer , maka konsumen dapat menikmatinya secara atraktif. Jadi new media ini memberi kesempatan akses on-demand yang di peruntukkan untuk berbagai konten, tanpa batas tempat, perangkat digital serta umpan balik pengguna interaktif, partisipasi kreatif dan pembentukan masyarakat dari isi media tersebut.
Lalu apakah computer bisa pula kita sebut pula sebagai new media? Karena banyak orang yang beranggapan bahwa computer lah new media itu. Namun jika kita timbang, bukankah computer hanya sebuah mesin dan tidak bisa dijadikan sebagai barometer sebagai new media itu sendiri.

Media baru secara sederhana adalah media yang terbentuk dari interaksi antara manusia dengan komputer dan internet secara khususnya. Termasuk di dalamnya adalah web, blog, online social network, online forum, dsb yang menggunakan komputer sebagai media-nya. Jadi, sangatlah tidak tepat untuk memasukkan televisi, radio apalagi media cetak sebagai bagian dari media baru

  • Beda New Media dengan Media Tradisional?
yang membedakan media baru dari media tradisional bukan digitalisasi konten media ke bit, tetapi kehidupan yang dinamis dari "new media" isi dan hubungan interaktif dengan konsumen media itu sendiri. jadi singkatnya perbedaan new media dan media tradisonal yang paling nampak adalah pengaksesannya secara real time.

  • Penggambaran New Media disunting dari Wardrip-Fruin Montfort
>>  New Media Vs CybercultureCyberculture berkaitan dengan fenomena sosial yang berhubungan dengan jaringan internet. Sedangkan new Media lebih merujuk kepada objeknya

>>  New Media sebagai Teknologi Komputer Digunakan sebagai Distribusi Platform 
Objek yang memanfaatkan teknologi komputer sebagai sarana pendistribusiannya  

>>  New Media sebagai Data Digital yang Dikendalikan oleh Software 
semua yang berbasis digital yang tadinya bersifat umum dengan new media, data tersebut dapat dimanipulasi dengan bantuan software

>> New Media sebagai Mix Budaya Antara Ada Konvensi dan Konvensi Perangkat Lunak
media konvensionalrepresentassi realitas visual dengan pengalaman manusia sedangkan new media lebih menitik beratkan pada data numerik. 

>> New Media sebagai Estetika yang menemani Tahap Awal Setiap Baru Modern Media dan Komunikasi Teknologi

>> New Media sebagai cepat Pelaksanaan Eksekusi Algoritma Sebelumnya secara manual atau melalui Technologies lain 
peningkatan kecepatan pada pengeksekusian representasi secara dramatis.

>>  New Media sebagai Encoding dari Avant-Garde Modernisme, New Media sebagai Bank Jasa  



Jadi (New media adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20. Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, mampat, interaktif dan tidak memihak. Beberapa contoh dapat Internet, website, komputer multimedia, permainan komputer, CD-ROMS, dan DVD. Media baru bukanlah televisi, film, majalah, buku, atau publikasi berbasis kertas.)

sumber :klik aja
Category: 0 komentar

Manusia tanggung jawab dan Kegelisahan

tanggung jawab

atau responsibility anggung jawab adalah sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak.

Tanggung jawab merupakan perbuatan yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,karena tanpa tanggung jawab,maka semuanya akan menjadi kacau.Contohnya saja adalah jika seorang ayah tidak melakukan tanggung jawabnya mencari nafkah,maka keluarganya akan sengsara. Bagaimanapun juga tanggung jawab menjadi nomor satu di dalam kehidupan seseorang.

Dengan kita bertanggung jawab,kita akan dipercaya orang lain,selalu tepat melaksanakan sesuatu,mendapatkan hak dengan wajarnya. Seringkali orang tidak melakukan tanggung jawabnya,mungkin di sebabkan oleh hal hal yang membuat orang itu lebih memilih melakukan hal di luar tanggung jawabnya.Sebagai contohnya,seorang pelajar mempunyai tanggung jawab belajar, sekolah,tapi karena ada game/ajakan teman yang tidak baik untuk bolos sekolah,maka seorang anak itu bisa saja melalaikan tanggung jawabnya untuk bermain/bolos sekolah.

Jika kita melalaikan tanggung jawab,maka kualitas dari diri kita mungkin akan rendah.Maka itu,tanggung jawab adalah suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan,karena tanggung jawab menyangkut orang lain dan terlebih diri kita.

Seperti saya, saya sebagai mahasiswa memiliki tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa dan seorang anak

sebagai mahasiswa saya harus bertanggung jawab atas kelangsungan akademikku. melakukan yang terbaik, serta berusaha semaksimal mungkin untuk membahagiakan orang tua sebagai ungkapan terimakasih atas pengorbanan serta kepercayaan mereka.

sedangkan sebagai anak, kewajiban kita adalah berbakti kepada oran tua untuk menjadi seorang anak yang baik dan anggota keluarga yang respect terhadap keluarganya. membantu ibu memasak serta pekerjaan rumah, tidak membangkang, dsb. dengan menjadi anak yang baik kita bisa mendapatkan hak kita secara adil.

KEGELISAHAN

Kegelisahan atau kerisauan merupakan kondisi dimana perasaan seseorang khawatir atau takut akan sesuatu hal menjadi buruk

Kegelisahan yang timbul dalam diri kita sebenarnya dibuat oleh kita sendiri, kita ciptakan mereka di dalam pikiran kita melalui ketidakmampuan ataupun kegagalan untuk mengerti bahaya perasaan keakuan dan melalui khayalan yang melambung serta kesalahan dalam menilai setiap kejadian atau benda. Hanya jika kita dapat melihat suatu kejadian atau benda dengan apa adanya, bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang kekal di dunia ini dan bahwa keakuan kita sendiri merupakan khayalan liar yang membawa kekacauan dalam pikiran yang tidak terlatih.

Namun kegelisahan itu sendiri sebenarnya dapat teratasi jika kita bisa serileks mungkin dalam menghadapinya. jangan terlalu kdibawa stress dahulu karena segala sesuatu itu pasti ada jalan keluarnya.

Saya pernah menghadapi kegelisahan ketika akan memasuki perguruan tinggi. Mendaftar kesana dan kesini ke perguruan tinggi terkemuka dan sekolah tinggi demi melanjutkan studi. Merantau jauh dari orang tua yang berada di lampung ke negeri orang. mengikuti les disana-sini selama 6jam setiap harinya. pergi tes ke jakarta pagi-pagi dengan jarak yang cukup jauh. semua adalah bagian dari usaha demi mengatasi kegelisahn diri, "akan kemanakah aku berkuliah?"

meski aku sudah diterima di sastra jerman UI, namun jurusan itu tidak memenuhi kriteria dari jurusan yang aku inginkan makanya di akhir2 tahun ajaran aku berusaha semaksimal mungkin untuk diterima. berbagai halangan dan rintangan telah ku alami, sakit pahit sudah sering ku rasakan. terkadang ingin menangis, marah dan kesal karena belum memiliki tujuan yang pasti.

dan alhasil aku mendapatkan jurusan yang benar-benar ku inginkan, meski harus jauh dari orang tua namun aku bersyukur, banyak hikmah dibalik semua itu :)
Category: 0 komentar

Cita-cita , Kebajikan dan Pengalaman Spiritual

Cita-cita

sewaktu kecil, cita-cita merupakan pertanyaan yang paling sering ditanyakan "Jika sudah besar nanti ingin jadi apa?". setiap akan menuliskan data diri pasti tercantum cita-cita. Ingin jadi dokter, guru, polisi, pilot dsb. sebenarnya cita-cita terkadang dapat menjadi kunci sukses bagi seseorang. Jika seseorang itu memegang teguh suatu cita-cita, dan ia ingat selalu akan cita-citanya kemungkinan besar kesuksesan itu ditangan. ia akan berjuang sebisa mungkin untuk mewujudkannya.

sebenarnya apa sih cita-cita itu????
Cita-cita adalah suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya, bagi sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain cita-cita itu hanyalah mimpi belaka. Bagi orang yang menganggapnya sebagai tujuan hidupnya maka cita-cita adalah sebuah impian yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan langkah yang jelas dan mantap dalam kehidupan ini sehingga ia menjadi sebuah akselerator pengembangan diri namun bagi yang menganggap cita-cita sebagai mimpi maka ia adalah sebuah impian belaka tanpa api yang dapat membakar motivasi untuk melangkah maju.

Hidup tanpa cita-cita seperti hidup seseorang yang tersesat, tidak tau akan pergi kemana. bingung mencari jalan keluar. hanya mengikuti arah angin yang entah membawa kemana. Cita-cita dapat kita umpamakan sebagai rancangan hidup. yang mana didalamnya terdapat goal-goal(tujuan) yang menjadi arah hidup kita.

ketika dulu saya sangat ingin sekali menjadi seorang guru. keinginan ini didasarkan karena ketika kecil dulu saya melihat guru-guru yang mengajar enak sekali. memiliki banyak anak, terkadang jika jam istirahat murid-muridnya suka berbagi bekal dengan dia. sebuah pekerjaan mulia. namun seiring jalan waktu, cita-cita itu  dtinggalkan karena tidak sesuai dengan kepribadian. seorang guru harus sabar.. dan harus memiliki ilmu yang berlimpah. dan karena kedua faktor inilah saya mundur. takutnya gak sanggup

tidak hanya menjadi guru, ketika sma saya  memiliki cita-cita lain. bedanya cita-cita yang saya miliki bukan untuk menjadi sebuah profesi tertentu melainkan rencana kerja dimasa depan. ya, rencana untuk membangun sebuah sekolah. sekolah untuk 2 lapisan masyarakat yang berbeda. satu untuk siswa yang berdedikasi tinggi baik dari kalangan menengah maupun dari kalangan tidak mampu, dan satunya lagi diperuntukkan bagi anak-anak kalangan atas.

mengapa demikian, karena banyak anak-anak yang sangat mampu namun tidak memiliki hasrat belajar dan suka menyia-nyiakan uang orangtuanya. dan banyak anak-anak pintar serta cerdas namun mentok dengan urusan dana. yang tidak mampu tidak memiliki dana untuk meneruskan jenjang pendidikan yang terbaik. dan yang berasal dari keluarga mampu karena berbagai alasan tidak bisa menyekolahkan anaknya di tempat yang terbaik. dan disinilah titik pusat cita-citaku. bagaimana membuat mereka semua bersekolah dengan sangat baik.

yah, namanya juga cita-cita..


Kebajikan

Bukanlah kebajikan itu kalian memasuki rumah-rumah dari belakangnya, tetapi (pemilik) kebajikan itu adalah orang yang bertakwa. Masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya dan bertakwalah kepada Allah agar kalian beruntung. (Qs. al-Baqarah [2]: 189)

kebajikan itu tak lepas dari kebaikan. Prinsip bahwa kebajikan merupakan suatu pengetahuan adalah bahwa untuk mengatahui kebaikan adalah dengan melakukan kebaikan. kejahatan, kekeliruan atau semacanya muncul karena kurangnya pengetahuan, ketidakacuhan, dan ketiadaan lainnya. jika mengetahui kebaikan adalah dengan melakukan kebaikan, maka kekeliruan hanya datang dari kegagalan untuk mengetahui apa yang baik. "Tak ada orang yang melakukan kejahatan secara sukarela", kalau mengetahui kebaikan tentang sesuatu (dalam hal apapun itu), seseorang tak mungkin bermaksud memilih kejahatan.

Orang yang paling berat disiksa pada hari kiamat ialah orang yang dipandang (dianggap) ada kebaikannya padahal sebenarnya tidak ada kebaikannya sama sekali. (HR. Ad-Dailami)


Pengalaman Spiritual
'''Pengalaman spiritual''' adalah [[pengalaman batin]] seseorang. Spiritual itu sendiri dapat dikatakan sebagai batin. Semua gejolak mental seperti rasa gembira, sedih, indah, dll, merupakan pengalaman spiritual. Tetapi, kemudian makna "pengalaman spiritual" bertambah makna dan nilainya, bahwa yang diamksud dengan pengalaman spiritual adalah pengalaman-pengalaman [[mistis]] yang berbau keajaiban, termasuk di dala...
saya memiliki sebuah cerita, ntah ini yang disebut pengalaman spiritual atau bukan.. hanya mencoba berbagi..

saat sma saya seorang anak yang mungkin menyusahkan. kenapa?? karena ketika kelas 2 sma saya saya berteman dengan teman-teman yang shoppaholic tiada hari tanpa belanja dan keluyuran. dalam sebulan saya bisa berbohong untuk meminta uang hingga 500 ribuan lebih. saya bilang untuk sekolah, padahal uang itu hanyalah untuk kesenangan belaka. untuk beli ini itu, nyewa dvd ini itu, makan disana disitu. banyaklah keperluan yang gak penting. setiap bulan slalu begitu.. padahal ayah dan ibu harus membiayai 2 kakak yang kuliah di UI yang tentunya membutuhkan uang cukup besar. semesteran Rp 12juta untuk mereka berdua. belum lagi uang bulanan kedua kakak saya.

hingga akhirnya di semster 2 kelas 11 pemikiran kedepan untuk kelulusan dikelas 3 mulai menghantui. ada rasa takut, takut tidak lulus. berbagai pemikiran tentang kelanjutan pendidikan terus ada. yang tentunya perasaan ini bikin gak tenang :p

Sholat masih bolong-bolong, kerjaan membohongi orangtua terus, banyak kelakuan buruk yang saya lakukan. khawatir kelakuan-kelakuan buruk ini dapat berakibat gagalnya saya di kemudian hari. Rasa khawatir ini tidak mudah disingkirkan.

Hingga pada akhirnya, saya kembali dengan teman dekat ketika SD. Sebutkan saja dia fulan. dia bagaikan tameng, dan pengingat bagi saya. Dia selalu mengingatkan & mengajakku untuk sholat . Sholat dhuha yang dulu sering kulakukan, belakangan ku tinggalkan. namun dia terus mengingatkan. yaah walaupun dia ngajaknya dengan sindiran dulu.
Kebiasaan mengambil orangtua benar-benar saya tinggalkan. berharap, meski sadarnya terlambat smoga tidak mempengaruhi kelangsungan akademik.

alhamdulillah, saya belajar bahwa meski susah meski kekurangan uang, meski hati sedih, takut, gak enak saya tau.. semua harus diperbaiki.
Category: 1 komentar

MANUSIA dan KEHIDUPAN

1. Manusia dan Penderitaan

Definisi tentang Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita.kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung.Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.Penderitaan itu dapat lahir dan batin,atau lahir batin.
Baik dalam AL-Qur`an maupun kitab suci agama lain banyak surat dan ayat yang menguraikan tentang penderitaan yang dialami oleh manusia akan adannya penderitaan .Tetapi umumnya manusia kurang memperhartikan peringatan tersebut,sehingga manusia mengalami penderitaan.

B. Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani,dan juga berupa siksaan jiwa atau rohani.
Di dalam kitab suci diterangkan jenis ancaman siksaan yang dialami manusia di akhirat nanti,yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik,syirik,dengki,memfitnah,mencuri,makan harta anak yatim,dan sebagainnya.Antara lain ayat 40 surat Al Ankabut menyatakan:
“Masing-masing bangsa kami siksa dengan ancaman siksaan,karna dosa-dosanya.ada diantaranya kami hujani dengan batu-batu kecil seperti kaum Aad,ada yang diganyang dengan halilintar bergemuruh dahsyat seperti kaum Tsamud,ada pula yang kami benamkan dengan siksaan-siksaan itu,Allah tidak akan menganiaya mereka,namun mereka jugalah yang menganiaya diri sendiri ,karna dosa-dosanya.

2. Manusia dan Keindahan

A.Keindahan
Kata keindahan berasal dari kata indah ,artinnya bagus,permai,cantik,elok,molek,dan sebagainnya.Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni,pemandangan alam,manusia,rumah,tatanan,perabot rumah tangga,suara,warna,dan sebagainnya.Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas,seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi,sosial,dan budaya.karna itu keindahan dapat dikatakan,bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia.Keindahan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.
Keindahan juga bersifat universal,artinya tidak terikat oleh selera perseorangan,waktu dan tempat,selera mode,kedaerahan atau lokal.suatu konsep abstrak yantg tidak dapat dinikmatikarna tidak jelas.

Menurut cakupannya orang harus membedakan antara keindahan sebagai suatu kwalita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah.Untuk perbadaan ini dalam bahasa inggris sering dipergunakan istilah beuty (keindahan) dan the beautiful (benda atau hal yang indah).dalam pembatasan filsafat kedua pengertian itu kadang-kadang dicampuradukkan saja.
Terdapat perbedaan menurut luasnya pengertian yakni :
a. Keindahan dalam arti yang luas
b. Keindahan dalam arti estetis murni
c. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan

Keindahan dalam arti luas merupakan pengertia semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan.Aritoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan.Tapi bangsa Yunani juga mengenal pengertian keindahan dalam arti yang disebutnnya ’symmetris’ untuk keindahan berdasarkan pengeliatan (misalnya pada karya pahat dan arsitektur) dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran (musik).
jadi pengertian keindahan yang selus-luasnnya meliputi:
~ Keindahan Seni
~ Keindahan Alam
~ Keindahan Moral
~ Keidahan Intelektual

3. Manusia Dan Cinta Kasih

A.Pengertian Cinta Kasih
Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta dan kasih ha,pir bersamaan sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta.Karna itu cinta kasih dapat di artikan sebadai perasaan suka kepada seseorang yang di sertai dengan menaruh belas kasihan.

Pengertian tentang cinta di kemukakan jugaoleh DR Sarlito W.Sarwono.di katakanyanya bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu Keterkaitan,keintiman,dan kemesraan.yang dimaksud dengan keterkaitan adalah adanya perasaan untuk anya bersama dia.segala prioritasuntuk dia,tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia.

Unsur yang kedua adalah keintiman,yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi.
Dan unsure yang ketiga adalah kemesraan yaitu adanya rasa ingin membelai atau dibelai,rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu,adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang dan setrusnya.

Cinta seperti itu mengandung kesetiaan yang amat kuat,kecemburuannya besar,tetepi dirasakan oleh pasangannya sebagai dingin atau hambar,karma tidak ada kehangatan yang ditimbulkan kemesraan dan keintiman. Misalnya cinta sahabat karib atau saudara sekandung yang penuh dengan keakraban,tetapi tidak ada gejolak-gejolak mesra dan orang yang bersangkutan masih lebih setia kepada hal-hal dari pada partnernya.

manusia dan kebudayaan, marii dibahass ...

Mansia dan kebudayaan ya..
manusia itu, dapat kita ambil pegertiannya dalam beberapa lingkup pengetahuan :

dalam Ilmu Sosiologi : Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri.
dalam Ilmu Filsafat    : Manusia merupakan makhluk yang berbudaya, disebut juga homo-humanus.
dalam   Ilmu Politik   : Manusia merupakan makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan.

dalam Ilmu Ekonomi : Manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan,
dalam Ilmu Kimia     : Manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia.

dalam Ilmu Fisika     : Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi
dalam Ilmu Biologi   : Manusia merupakan makhuk biologis yang tergolong dalam golongan makhluk mamalia.

Sedangkan unsur-unsur yang membangun manusia itu sendiri :

I ) MANUSIA TETRDIRI DARI 4 UNSUR YANG SALING TERKAIT :
* Jasad : berupa badan kasar manusia yang nampak luarnya dapat diraba difoto dan menempati ruang serta waktu
* Hayat : mengandung unsur hidup seperti, gerak
* Ruh    : daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran sebagai pusat lahirnya Kebudayaan
* Nafas :dalam pengertian diri atau keakuan , kesadaran tentang diri sendiri

II ) MANUSIA SEBAGAI KEPRIBADIAN YANG MENGANDUNG 3 UNSUR :

* ID :  merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak.
id merupakan energi psikis yang menunjukkan ciri alami, secara instingual menentukan proses ketidaksadaran.
Id terkait dengan struktur kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting dan dunia luar.

* EGO : disebut sebagai kepribadian eksekutif karena perannya dalam menghubungkan energi id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain. Ego diatur oleh prinsip realitas. ego mengatur tingkah laku sehingga dorongan insting id dapat dipuaskan dengan cara yang diterima.

* SUPEREGO : merupakan struktur kepribadian yanng paling akhir. di umur sekitar 5 taun. superego terbentuk dari lingkungan external. berbeda dengan Id dan ego yang berkembang secara internal. Kode moral poritif disebut sebagai ego ideal, suatu perpaduan yang tepat bagi individu untuk dilakukan. Jadi, Superego menunjukkan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan kontrol diri melalui sistem imbalan dan hukuman.

II ) HAKEKAT MANUSIA & YANG MEMBEDAKAN DENGAN MAKHLUK TUHAN LAINNYA


* Mahluk Ciptaan Tuhan Yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai suatu kesatuan yang utuh.
   Tubuh : merupakan materi fisik yang berbntuk konkrit namun tidak abadi.
   Jiwa : merupakan suatu penggerak dan sumber kehidupan yang bersifat abstrak dan abadi . ketika meninggal jiwa lepas meningglakan tubuh dan kembali ke asalnya yaitu tuhan dan tidak mengalami kehancuran.

* Mahluk Tuhan Yang sempurna dibandingkan dengan mahluk lainnya.

Kesempurnaan yang terletak pada adab dan budayanya manusia diciptakan beserta akal perasaan dan kehendak di dalam jiwa manusia sehingga manusia mampu menciptakan Ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menggunakan akal yang dimilikinya. perasaan dalam diri manusia terdapat dua macam. Perasaan Inderawi dan Rohani. Perasaan inderawi yang dimaksud adalah rangsangan jasmani melalui panca indera yang dimiliki baik manusia maupu binatang. sedangkan perasaan Rohani merupakan perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia . Seperti

a. Perasaan intelektual : perasaan mengenai pengetahuan.
b. Perasaan estetis       : Perasaan berkenan keindahan
c. Perasaan etis            : Perasaan mengenai kebaikan
d. Perasaan diri            : Perasaan mengenai kelebihan harga diri
e. Perasaan Sosial        : Perasaan berkenaan dengan kelompok bermasyarakat
f. Perasaan Religius     : Perasaan berkenaan agama dan kepercayaan

Dengan adanya kehendak, maka seseorang mampu menciptakan kebaikan

* MAHLUK BIOKULTURAL, yaitu mahluk hayati dan budayawi
Manusia merupakan mahluk saling tindak atau interaksi faktor-faktor hayati dan budayawi. Sebagai mahluk hayati manusia dapat dipelajari dari segi-segi anatomi, biokimia dsb. sedangkan sebagai mahluk budayawi manusia dapat dipelajari dari segi-segi : kekerabatan , kemasyarakatan dan kesenian ekonomi, perkakas dsb.

* MAHLUK EKOLOGI SEBAGAI CIPTAAN TUHAN , memiliki kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.Hidup manusia memiliki 3 taraf yaitu: etis, estetis, serta religius . Semakin dekat seseorang dengan Tuhan semakin dekat pula ia menuju kesempurnaan dan semakin jauh dia dari rasa kekhawatiran.

III ) Keperibadian Bangsa Timur

Banyak orang masih sering mempersoalkan perbedaan antara kebudayaan Barat dan kebudayaan Timur. Padahal konsep itu berasal dari orang Eropa Barat dalam zaman ketika mereka berexpansi menjelajahi dunia, menguasai wilayah luas di Afrika, Asia dan Oseania, dan memantapkan pemerintah-pemerintah jajahan mereka dimana-mana. Semua kebudayaan di luar kebudayaan mereka di Eropa Barat disebutnya kebudayaan Timur, sebagai lawannya kebudayaan mereka sendiri yang mereka sebut kebudayaan Barat.

Orang-orang yang sering mendiskusikan kontras antara kedua konsep tersebut secara populer, bisanya menyangka bahwa kebudayaan Timur lebih mementingkan kehidupan kerohanian, mistik, pikiran preologis, keramahtamahan, dan gotong royong. Sedangkan kebudayaan Barat lebih mementingkan kebendaan, pikiran logis, hubungan asas guna (hubungan hanya berdasarkan prinsip guna), dan individualisme.
bagan psiko-sosiogram manusia



IV ) Pengertian kebudayaan

Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan,kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan kemampuan lain serta kebiasaan - kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Dengan perkataan lain kebudayaan mencakup kesemuanya yang didapatkan atau dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

tokoh-tokoh :
 
Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi maerumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya, agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk masyarakat.
 
Sutan Takdir Alisyahbana mengatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir, hal ini amat luas apa yang disebut kebudayaan; sebab semua laku dan perbuatan tercakup di dalamnya, dan dapat diungkapkan pada basis dan cara berpikir, perasaan juga maksud pikiran.
 
Koentjaraningrat mengatakan, bahwa kebudayaan antara lain berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya

A.L Krober dan C.Kluckhon mengatakan, bahwa kebudayaan adalah menifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.
 
CA.Van Peursen mengatakan, bahwa dewasa ini kebudayaan diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang, dan kehidupan setiap kelompok orang-orang, berlainan dengan hewan-hewan, maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam, melainkan selalu mengubah alam.

V) Unsur-unsur kebudayaan

7 unsur kebudayaan universal :

1. Sistem Religi (sistem kepercayaan).

Merupakan produk manusia sebagai homo religieus. Manusia yang memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan luhur, tanggap bahwa di atas kekuatan dirinya terdapat kekuatan lain yang maha besar.

2.Sistem organisasi kemasyarakatan.

Merupakan produk dari manusia sebagai homo socius. Manusia sadar bahwa tubuhnyalemah, namun memiliki akal, maka disusunlah organisasi kemasyarakatan dimana manusia bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

3. Sistem pengetahuan.
Merupakan produk manusia sebagai homo sapiens. Pengetahuan dapat diperoleh dari pemikiran sendiri, disamping itu didapat juga dari orang lain.

4. Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi.

Merupakan produk manusia sebagai homo economicus menjadikan tingkat kehidupan manusia secara umum terus meningkat.
5. Sistem Teknologi dan Peralatan.
Merupakan produk dari manusia sebagai homo faber. Bersumber dari pemikirannya yang cerdas dan dibantu dengan tangannya yang dapat memegang sesuatu dengan erat,manusia dapat membuat dan mempergunakan alat.

6.Bahasa.

Merupakan produk dari manusia sebagai homo longuens. Bahasa manusia pada mulanya diwujudkan dalam bentuk tanda (kode) yang kemudian disempurnakan dalam bentuk bahasa lisan, dan akhirnya menjadi bentuk bahasa tulisan.

7. Kesenian.

Merupakan hasil dari manusia sebagai homo aesteticus. Setelah manusia dapat mencukupi kebutuhan fisiknya, maka dibutuhkan kebutuhan psikisnya untuk dipuaskan.


VI)  Wujud kebudayaan

Menurut dimensi wujudnya :

1. Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia  :
Wujud ini disebut sistem budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat, dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya, atau dengan perkataan lain, dalam alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan bersangkutan hidup

2. Kompleks aktivitas :

Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi, bersifat kongkret, dapat diamati atau diobservasi. Wujud ini sering disebut sistem sosial.

3.Wujud sebagai benda :
Aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya.

VII) Orientasi Nilai Budaya

Menurut GKluckhohn dalam karyanya Variations in Value Orientation (1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusi, yaitu :
  • Hakekat hidup manusia ( MH )
Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstern; ada yang berusaha untuk memadamkan hidup, ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik, "mengisi hidup"

  • Hakekat karya manusia ( MK )
Setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda, diantaranya ada yang beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup, karya memberikan kedudukan atau kehormatan, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.

  •  Hakekat waktu manusia ( WM )
Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda; ada yang berpandangan mementingan orientasi masa lampau, ada pula yang berpandangan untuk masa kini atau masa yang akan datang Kesemua unsur ini digunakan sebagai alat analisa bagi tingkah laku manusia.

  • Hakekat Alam Manusia (MA)

Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam atau memanfaatkan alam semaksimal mungkin, namun ada pula kebudayaan yang beranggapan bahwa manusia harus harmonis dengan alam dan manusiapun harus menyerah kepada alam.

  •  Hakekat Hubungan Manusia (MN)
Dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, baik secara horizontal (sesamanya) maupun secara vertical (orientasi kepada tokoh-tokoh). Ada pula yang berpandangan individualistis (menilai tinggi kekuatan sendiri/mementingkan kepentingan dirinya sendiri).

VIII) Perubahan Kebudayaan

Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat.
Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan.


Ada tiga faktor yang dapat mempengaruhi perubahan sosial:

• tekanan kerja dalam masyarakat
• keefektifan komunikasi
• perubahan lingkungan alam

IX ) Kaitan Manusia dan Kebudayaan

Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, yang berarti walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Jelas bahwa keduanya merupakan satu kesatuan.
Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat yang dinyatakan sebagai dialektis (saling terkait satu sama lain). Proses dialektis ini tercipta melalui tiga tahap, yaitu:


1 Eksternalisasi, yaitu proses di mana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunuanya. Melalui eksternalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan buatan manusia.

2 Obyektivasi, yaitu proses di mana masyarakat menjadi realitas obyejtif (kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia. Dengan demikian masyarakat dengan segala pranata sosialnya akan mempengaruhi bahkan membentuk perilaku manusia.

3 Internalisasi, yaitu proses di mana masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.


kayanya udah semua nih , cukuplah untuk nambah pengetahuan kita semua .
semoga bermanfaat ...